Berita

Penyebab terjadinya korosi pitting pada pelat baja tahan karat

2025-01-16

Alasan pittingpelat baja tahan karatterutama terkait dengan faktor-faktor berikut:

Peran ion klorida:

Ion klorida adalah salah satu penyebab utama pitting. Ion klorida dapat merusak lapisan pasivasi pada permukaan baja tahan karat, sehingga logam terkena lingkungan luar. Area yang terbuka rentan terhadap korosi sehingga membentuk lubang-lubang kecil atau pitting.


Kelembaban dan suhu lingkungan:

Lingkungan dengan kelembaban tinggi dan suhu tinggi mempercepat terjadinya pitting, terutama pada iklim laut atau lingkungan dengan konsentrasi klorida yang tinggi.


Perbedaan konsentrasi oksigen:

Jika terjadi perbedaan konsentrasi oksigen pada permukaan baja tahan karat maka akan menimbulkan korosi lokal dan membentuk pitting. Fenomena ini biasa disebut reaksi redoks. Karena perbedaan potensi redoks di berbagai daerah, pitting mudah terjadi.


Kotoran permukaan dan kontaminasi benda asing:

Kontaminan permukaan akan menyebabkan area setempat gagal membentuk lapisan pasivasi yang seragam, sehingga meningkatkan risiko terjadinya lubang. Kontaminan dapat membentuk jembatan elektrolit pada permukaan baja tahan karat, yang mengakibatkan kerusakan lokal pada area korosi.


Cacat pengelasan:

Perubahan suhu dan laju pendinginan yang tidak merata selama pengelasan dapat menyebabkan terbentuknya retakan kecil atau zona yang terkena panas pada permukaan pelat baja tahan karat. Daerah-daerah ini mungkin tidak dapat membentuk lapisan pasivasi yang lengkap, sehingga lebih rentan terhadap lubang.


Lingkungan asam konsentrasi tinggi:

Ketika baja tahan karat terkena lingkungan asam konsentrasi tinggi dalam waktu lama, film pasivasi mudah rusak. Bahkan asam dengan konsentrasi rendah pun dapat mempercepat terjadinya korosi pitting.


Cacat pada permukaan logam:

Jika terdapat goresan, retakan, atau kerusakan mekanis lainnya pada permukaan baja tahan karat, lapisan pelindung permukaan dapat rusak, sehingga memperlihatkan area logam yang tidak terlindungi, yang lebih rentan terhadap korosi lokal dan kemudian korosi lubang.


Komposisi paduan dan cacat material:

Perbedaan komposisi paduan berbagai jenis baja tahan karat akan mempengaruhi ketahanan korosinya. Beberapa paduan baja tahan karat mungkin lebih rentan terhadap korosi lubang. Selain itu, komposisi paduan yang tidak merata, korosi antar butir, dll juga dapat mendorong terjadinya korosi pitting.


Ringkasan: Korosi lubangpelat baja tahan karatterutama disebabkan oleh rusaknya lapisan pasivasi atau korosi lokal yang disebabkan oleh ion klorida, faktor lingkungan, kontaminasi permukaan, cacat pengelasan, dll., yang menyebabkan korosi lubang lokal pada permukaan logam. Metode untuk mencegah korosi lubang termasuk menjaga permukaan tetap bersih, menghindari paparan lingkungan ion klorida konsentrasi tinggi, dan memilih bahan paduan yang sesuai.

Berita Terkait
X
We use cookies to offer you a better browsing experience, analyze site traffic and personalize content. By using this site, you agree to our use of cookies. Privacy Policy
Reject Accept