Perhatikan penampakannya: Baja tahan karat 304 biasanya memiliki kilap dan kerataan permukaan yang lebih tinggi, sedangkan permukaan baja tahan karat 201 relatif gelap dan kilapnya lebih rendah. Lembaran baja tahan karat dari kedua bahan tersebut dapat dibandingkan bersama untuk melihat perbedaan tampilannya.
Gunakan uji magnet: Baja tahan karat 201 memiliki tingkat kemagnetan tertentu, sedangkan baja tahan karat 304 biasanya non-magnetik. Itu bisa ditarik oleh magnet. Jika ditarik, itu adalah baja tahan karat 201. Jika tidak tertarik, mungkin itu baja tahan karat 304, tetapi cara ini kurang akurat, karena terkadang baja tahan karat 304 juga memiliki sedikit daya tarik.
Deteksi komposisi kimia: Instrumen analisis kimia menganalisis komposisi baja tahan karat untuk menentukan secara akurat apakah itu baja tahan karat 304 atau 201. Cara ini membutuhkan peralatan dan pengetahuan profesional, dan sulit bagi orang awam untuk melakukannya sendiri.
Gunakan deteksi reagen: Asam nitrat dapat digunakan untuk deteksi reagen. Teteskan sedikit asam nitrat pada permukaan baja tahan karat. Jika baja tahan karat 201, akan timbul bintik-bintik karat berwarna jingga tua; jika itu baja tahan karat 304, tidak akan ada perubahan yang jelas. Namun, metode ini memerlukan kehati-hatian karena asam nitrat merupakan bahan kimia yang sangat korosif.
We use cookies to offer you a better browsing experience, analyze site traffic and personalize content. By using this site, you agree to our use of cookies.
Privacy Policy