Apa saja persyaratan lembaran baja tahan karat dalam industri pengolahan makanan?
2025-07-01
Dalam industri pengolahan makanan,lembaran baja tahan karatbanyak digunakan dalam pembuatan peralatan dan perkakas karena sifat fisik dan kimianya yang sangat baik. Persyaratan pelat baja tahan karat terutama mencakup aspek-aspek berikut:
Ketahanan korosi: Lingkungan pemrosesan makanan sering kali terkena zat seperti asam, basa, garam, dan kelembapan, sehingga lembaran baja tahan karat harus memiliki ketahanan korosi yang baik untuk mencegah karat atau korosi. Bahan baja tahan karat yang umum digunakan seperti baja tahan karat 304 dan 316 memiliki ketahanan korosi yang kuat, terutama baja tahan karat 316, yang cocok untuk lingkungan dengan persyaratan ketahanan korosi yang tinggi.
Kebersihan: Pengolahan makanan memerlukan standar kebersihan tingkat tinggi. Permukaanlembaran baja tahan karatharus rata dan halus, tanpa retak, gerinda dan sudut mati, untuk menghindari sisa makanan dan pertumbuhan bakteri. Permukaannya biasanya dipoles, dicerminkan, dll. untuk mengurangi adhesi bakteri dan memudahkan pembersihan dan disinfeksi.
Antioksidasi: Pemrosesan makanan mungkin dipengaruhi oleh suhu tinggi dan oksigen, sehingga lembaran baja tahan karat harus memiliki sifat antioksidan yang baik untuk menghindari reaksi oksidasi mengkontaminasi atau mempengaruhi produk.
Kekuatan mekanis dan ketahanan panas: Peralatan dalam industri pengolahan makanan sering kali bekerja pada suhu tinggi, suhu atau tekanan rendah, sehingga lembaran baja tahan karat harus memiliki kekuatan mekanik, kekuatan tarik, dan ketahanan panas yang baik untuk memastikan tidak berubah bentuk atau rusak selama pemrosesan.
Tidak ada zat berbahaya: Bahan yang bersentuhan selama pengolahan pangan harus memenuhi standar keamanan pangan dan tidak boleh mengandung zat berbahaya seperti logam berat, timbal, kadmium, dll. Oleh karena itu, komposisinyalembaran baja tahan karatharus mematuhi peraturan keamanan pangan nasional atau regional.
Mudah untuk diproses dan dibentuk: Peralatan pengolahan makanan biasanya perlu disesuaikan dengan kebutuhan spesifik, sehingga lembaran baja tahan karat harus memiliki kinerja pemrosesan yang baik dan dapat dibentuk melalui proses seperti pemotongan, pengelasan, dan pengecapan, serta tidak mudah retak atau cacat permukaan.
Ketahanan aus: Dalam beberapa proses pengolahan makanan, peralatan mungkin sering bersentuhan dengan benda keras atau melakukan operasi gesekan, sehingga lembaran baja tahan karat juga harus memiliki ketahanan aus tertentu untuk memperpanjang masa pakainya.
Anti-fouling: Permukaan baja tahan karat harus memiliki sifat anti-fouling yang kuat untuk memudahkan pembersihan dan pemeliharaan, serta menghindari penumpukan zat seperti minyak, kotoran, dll.
Kepatuhan terhadap standar dan sertifikasi: Di banyak negara dan wilayah, bahan yang bersentuhan dengan makanan harus mematuhi standar dan sertifikasi keamanan pangan yang relevan, seperti sertifikasi FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS), sertifikasi LFGB (Kode Makanan Jerman), dll.
Singkatnya, kebutuhan industri pengolahan makanan untuklembaran baja tahan karatmenggabungkan ketahanan terhadap korosi, kebersihan, kekuatan mekanik, dan kemudahan pemrosesan untuk memastikan keamanan, kebersihan, dan efisiensi proses pemrosesan.
We use cookies to offer you a better browsing experience, analyze site traffic and personalize content. By using this site, you agree to our use of cookies.
Privacy Policy