Cacat pada proses pembuatan: Pada saat proses pembuatan, jika terdapat permasalahan pada material atau peralatan, seperti cacat pada permukaan bahan baku, kegagalan pada peralatan rolling, dan lain-lain, dapat menimbulkan lubang pada permukaan pelat.
Kerusakan selama pengangkutan dan penanganan: Selama pengangkutan dan penanganan, jika pelat baja tahan karat terbentur, terjepit, atau terkena gaya luar, dapat menyebabkan lubang pada permukaan pelat.
Masalah kualitas bahan: Jika bahan baja tahan karat yang digunakan berkualitas buruk, mungkin terdapat cacat atau inklusi internal yang dapat terlihat sebagai lubang selama pemrosesan atau penggunaan.
Korosi lingkungan: Dalam kondisi lingkungan tertentu, baja tahan karat juga dapat menimbulkan korosi, terutama di lingkungan yang mengandung zat korosif, yang dapat menyebabkan lubang pada permukaan.
Penggunaan yang tidak tepat: Jikapelat baja tahan karatdioperasikan atau dirawat secara tidak benar selama penggunaan, seperti terbentur benda keras, tergores, atau pembersihan yang tidak tepat, dapat menyebabkan lubang pada permukaan pelat.
Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman penelusuran yang lebih baik, menganalisis lalu lintas situs, dan mempersonalisasi konten. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.
Kebijakan Privasi