Metode perlakuan panas yang umum digunakan untuk strip baja tahan karat
2022-09-08
Perlakuan panas daristrip baja tahan karatadalah untuk menghilangkan pengerasan kerja setelah pengerolan dingin, sehingga strip baja tahan karat yang sudah jadi dapat mencapai sifat mekanik yang ditentukan.
Dalam produksi strip baja tahan karat, metode perlakuan panas yang umum digunakan adalah sebagai berikut:
(1) Quenching, untuk baja tahan karat austenitik, austenitik-feritik, dan austenitik-martensit, quenching adalah operasi perlakuan panas pelunakan.
Untuk menghilangkan jejak proses pengerolan panas, strip canai panas austenitik, austenitik-feritik, dan austenitik-martensit semuanya harus dipadamkan. Operasi pendinginannya adalah dengan memanaskan baja strip terlebih dahulu di dalam tungku tembus. Suhu pemanasan umumnya 1050~1150℃, sehingga karbida dalam baja larut sepenuhnya dan diperoleh struktur austenit yang seragam. Kemudian didinginkan dengan cepat, sebagian besar dengan air. Jika didinginkan perlahan setelah pemanasan, karbida dapat mengendap dari larutan padat pada kisaran suhu 900 hingga 450 °C, sehingga baja tahan karat sensitif terhadap korosi intergranular.
Pendinginan strip baja tahan karat canai dingin dapat digunakan sebagai perlakuan panas menengah atau sebagai perlakuan panas akhir. Sebagai perlakuan panas terakhir, suhu pemanasan harus berada dalam kisaran 1100~1150℃.
(2) Kumparan baja tahan karat canai dingin anil, martensit, feritik, dan martensit-feritik memerlukan anil. Annealing dilakukan dalam tungku yang dipanaskan dengan listrik atau tungku kap dengan udara atau gas pelindung. Suhu anil untuk baja feritik dan martensit adalah 750 hingga 900°C. Pendinginan tungku atau pendinginan udara kemudian dilakukan.
(3) Perlakuan dingin: Untuk memperkuat baja martensit, baja martensit feritik, dan baja martensit austenitik secara lebih luas, diperlukan perlakuan dingin. Perlakuan dingin adalah dengan merendam strip baja tahan karat canai dingin atau yang diberi perlakuan panas dalam media bersuhu rendah -40 ~ -70 ℃, dan diamkan selama jangka waktu tertentu pada suhu tersebut. Pendinginan yang kuat (di bawah titik martensit Ms) mengubah austenit menjadi martensit. Setelah perawatan dingin, kurangi stres internal dan amarah (atau usia) pada suhu 350 ~ 500 ℃. Karbon dioksida cair atau padat, oksigen cair, nitrogen cair atau udara cair biasanya digunakan sebagai media pendingin.
We use cookies to offer you a better browsing experience, analyze site traffic and personalize content. By using this site, you agree to our use of cookies.
Privacy Policy