Berita

Masalah apa yang akan dihadapi lembaran baja tahan karat saat digunakan?

2024-11-22

Lembaran baja tahan karatbanyak digunakan dalam konstruksi, industri kimia, pengolahan makanan, bidang medis dan lainnya karena ketahanan korosi yang sangat baik, kekuatan dan ketahanan suhu tinggi. Namun, selama penggunaan jangka panjang, pelat baja tahan karat mungkin juga mengalami beberapa masalah, biasanya disebabkan oleh lingkungan luar, pengoperasian yang tidak tepat, atau cacat pada bahan itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa masalah penggunaan yang umum:


1. Korosi permukaan

Korosi lokal:Lembaran baja tahan karatmungkin mengalami korosi lokal di lingkungan lembab atau lingkungan yang mengandung ion klorida.

Retak korosi akibat tegangan: Pelat baja tahan karat dapat mengalami retak korosi tegangan jika terkena lingkungan ion klorida di bawah tekanan tarik, terutama pada suhu tinggi.

Korosi atmosfer: Di lingkungan dengan kelembapan udara tinggi, terutama di daerah pesisir, baja tahan karat dapat terkontaminasi oleh oksida, membentuk bintik karat dan mempengaruhi penampilan.


2. Oksidasi dan perubahan warna

Oksidasi suhu tinggi:Lembaran baja tahan karatrentan terhadap oksidasi di lingkungan bersuhu tinggi, dan lapisan oksida kuning, biru atau coklat mungkin muncul di permukaan.

Perubahan warna pada zona yang terkena panas: Selama pengelasan, karena suhu tinggi, area pengelasan pada pelat baja tahan karat dapat berubah warna, menunjukkan bekas biru, ungu atau coklat, yang mempengaruhi penampilan.


3. Goresan dan kerusakan permukaan

Kerusakan mekanis: Selama pengangkutan, pemrosesan, dan pemasangan, permukaan lembaran baja tahan karat mungkin tergores, penyok, atau rusak secara mekanis.

Kontaminasi permukaan: Permukaan baja tahan karat mungkin terkontaminasi jika bersentuhan dengan zat lain.


4. Masalah pengelasan

Deformasi pengelasan: Lembaran baja tahan karat dapat berubah bentuk selama pengelasan karena pemuaian panas yang tidak merata, terutama saat mengelas pelat tebal atau area yang luas, yang dapat menyebabkan pelat bengkok atau melengkung.

Cacat sambungan las: Cacat seperti pengelasan yang tidak lengkap, pori-pori, retakan, atau masuknya terak dapat terjadi selama pengelasan, yang akan mempengaruhi kekuatan dan ketahanan korosi pada struktur.

Korosi pada sambungan las: Suhu tinggi di area pengelasan dapat mengubah struktur metalografi baja tahan karat, menyebabkan korosi lokal atau timbulnya area sensitif, terutama zona yang terkena panas setelah pengelasan.


5. Ekspansi termal pelat baja tahan karat

Bahan baja tahan karat memiliki koefisien muai panas tertentu. Oleh karena itu, dalam lingkungan dengan perubahan suhu yang besar, jika lembaran baja tahan karat mengalami perbedaan suhu yang berlebihan, deformasi atau konsentrasi tegangan dapat terjadi, sehingga mempengaruhi stabilitas strukturalnya.


6. Masalah adhesi

Kotoran yang sulit dibersihkan: Karena permukaan baja tahan karat yang halus, kotoran cenderung menempel pada permukaannya, dan pembersihan mungkin relatif sulit.


7. Korosi kontak

Korosi kontak pada logam yang berbeda: Korosi kontak dapat terjadi ketika baja tahan karat bersentuhan dengan logam lain, terutama di lingkungan lembab atau dengan adanya elektrolit.

Korosi antara baja tahan karat dengan kualitas yang berbeda: Korosi juga dapat terjadi ketika baja tahan karat dengan kualitas yang berbeda bersentuhan, terutama ketika kondisi lingkungan yang keras atau terkena media kimia.


8. Kerapuhan suhu rendah

Baja tahan karat mungkin menjadi rapuh dan rentan retak atau pecah di lingkungan bersuhu sangat rendah.


9. Pemilihan material yang tidak tepat

Berbagai jenis baja tahan karat memiliki ketahanan dan kekuatan korosi yang berbeda. Jika material tidak dipilih dengan benar, dapat menimbulkan masalah di lingkungan tertentu.


10. Dampak iklim dan lingkungan

Lingkungan laut: Udara di wilayah pesisir mengandung garam dengan konsentrasi tinggi. Paparan jangka panjang terhadap lingkungan ini dapat menyebabkan retakan korosi pitting atau tegangan pada permukaan baja tahan karat.


Lingkungan yang tercemar: Polusi udara di kawasan industri dan perkotaan dapat mencemari permukaan baja tahan karat sehingga menyebabkan korosi.


Ringkasan:Lembaran baja tahan karatmungkin terdapat berbagai masalah selama penggunaan, seperti korosi, oksidasi, kerusakan permukaan, masalah pengelasan, dll., yang biasanya terkait dengan kondisi lingkungan, pemilihan material, pengoperasian yang tidak tepat, dll. Dengan memilih bahan baja tahan karat secara rasional, perawatan rutin, mengendalikan kualitas pengelasan dan mengambil tindakan perlindungan yang tepat, terjadinya masalah ini dapat dikurangi secara efektif dan masa pakai pelat baja tahan karat dapat diperpanjang.

Berita Terkait
X
We use cookies to offer you a better browsing experience, analyze site traffic and personalize content. By using this site, you agree to our use of cookies. Privacy Policy
Reject Accept