Setelah pelat stainless steel terkorosi, biasanya perlu dibersihkan dan dirawat untuk mengembalikan warna dan gloss aslinya. Berikut adalah beberapa metode dan langkah umum: 1. Bersihkan permukaannya Gunakan deterjen netral: Gunakan air hangat dan deterjen netral dengan kain lembut atau spons untuk membersihkan permukaan untuk menghilangkan kotoran dan minyak. Gunakan sikat atau kuas lembut: Untuk noda yang lebih keras kepala, Anda dapat dengan lembut menggosok dengan sikat lembut, dan menghindari menggunakan kuas kawat untuk menghindari menggaruk permukaan.
Foil stainless steel adalah bahan dengan ketahanan korosi yang sangat baik, kekuatan dan ketahanan suhu tinggi, dan banyak digunakan di banyak bidang. Berikut adalah beberapa area aplikasi utama: Industri Makanan: Foil stainless steel banyak digunakan dalam kemasan makanan karena tidak mudah untuk berkarat dan tahan korosi, dan dapat secara efektif menjaga keamanan dan kesegaran makanan.
Harga 430 kumparan stainless steel dipengaruhi oleh banyak faktor. Berikut adalah analisis terperinci dari faktor utama: 1. Biaya bahan baku Harga nikel dan kromium: Komponen utama 430 stainless steel termasuk kromium (biasanya 16% hingga 18%), sedangkan kandungan nikel relatif rendah. Fluktuasi harga pasar kromium dan nikel akan secara langsung mempengaruhi biaya kumparan stainless steel. Harga memo: Fluktuasi harga bahan bekas (seperti baja stainless bekas) yang digunakan untuk memproduksi stainless steel juga akan mempengaruhi biaya bahan baru.
Pembentukan retakan pada lembaran stainless steel dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut beberapa alasan umum: 1. Stress Corrosion Cracking (SCC) Media korosif: Ketika stainless steel terpapar ke lingkungan korosif tertentu (seperti lingkungan ion klorida), retak korosi stres dapat terjadi. Tindakan stres: Bahan lebih cenderung retak ketika mereka berada di bawah tekanan, terutama dalam suhu tinggi atau konsentrasi tinggi media korosif.
Metode utama untuk membersihkan lembaran baja tahan karat yang disikat termasuk yang berikut: Bilas dengan air bersih: Bilas permukaan dengan air bersih untuk menghilangkan debu dan kotoran. Kain atau spons lembut dapat digunakan sebagai bantuan. Deterjen Netral: Gunakan deterjen netral ringan (seperti cairan pencuci piring) dengan air hangat untuk menyeka permukaan stainless steel dengan lembut. Hindari menggunakan deterjen asam atau alkali yang kuat. Sikat lembut atau spons: Untuk kotoran yang keras kepala, gunakan sikat lembut atau spons non-logam untuk menggosok dengan lembut untuk menghindari menggaruk permukaan.
Kualitas gulungan stainless steel dapat diidentifikasi melalui aspek -aspek berikut: 1. Inspeksi material Identifikasi Komposisi Kimia: Gunakan peralatan profesional untuk mendeteksi komposisi kimia stainless steel untuk mengkonfirmasi apakah memenuhi standar seperti 304 atau 316.